Aku merasakan seperti memulai hidup baru.
Aku memilih semua yang kupunya dan dapat kuberikan segalanya.
Tapi rasanya kuhilangkan diriku yang mampu mencinta dan merasa.
Tiba tiba merasakan sakit yang teramat di dada.
Meneteskan air mata yang tak dapat ditahan.
.
Gelap seketika.
Bahagia semu?
Atau hanya?
Entahlah...
Jujur, kumerindukan bagaimana rasanya merindu dan berbunga.
Dan belum ada yang mampu membuatku merasa begitu.
.
Seperti menjalani apa yang telah terjadi.
Dan bersiap seakan semua tidak baik baik saja. Tidak terjadi apa apa.
.
Merindukan di pelukan dan saling mencium mesra.
Menanyakan hari dan memeluk dengan rindu sambil beraktivitas, mulai dari bangun, mandi, mencuci, bebersih.
Kemudian kita memeluk sambil menonton, tertawa, bercerita. Seperti yang pernah kulakukan dulu dengannya.
.
Seperti apa yang pernah kulakukan. Menjadi sebuah kutukan dan tak akan pernah hadir lagi dalam hidupku.
.
Sesak.