Selasa, 19 Mei 2015

kataku : tentang CIN(t)A

Menonton film ini seperti melihat gambaran diri. Bukan gambaran diri secara mentah. Tetapi gambaran yang kadang tanpa sengaja selalu ada di depan mata. ini mungkin pertama kali aku membuat tanggapan tentang film-film yang kutonton. Film cin(t)a, memang menceritakan kisah cinta, antara wanita dan lelaki yang saling ingin memiliki, mengasihi, menyayangi, mencintai, dan mungkin rela melakukan apapun demi cinta itu.
Ada yang berbeda di film ini. Cinta seperti sebuah 'dosa'. Bukan karena merasakannya akan membuat kita berdosa. Cinta sendiri adalah anugerah. Tuhan begitu indah menciptakan rasa yang membuat manusia bisa hidup dan mati dengan begitu mudahnya. Namun, cinta yang mengajarkan kita juga apakah memang cinta hanya begitu saja? Cinta hanya menyimpan rasa, ataukah cinta memang harus memiliki kekasihnya?
Cinta berbeda agama tidak hanya di-film-kan sekali dua kali. Begitu juga film ini. Namun isi dari kemasan cantik yang dilatar belakangi cinta, menjadi bumbu yang penuh rasa. Cinta kadang harus mengajari kita bagaimana mengucap kata selamat tinggal. Dan itu..... akan selalu ada kisah yang dapat kita rasakan dan ajarkan. Baik untuk diri sendiri, maupun diri kita yang lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih ^_^