Rabu, 17 Mei 2023

siapa?

Aku rasanya tidak bisa menemukan diriku lagi setelah itu. Apakah semua orang merasakannya?
Bukankah harusnya melengkapi? Bukan seharusnya saling mencoba mengusahakan?
Atau dari awal aku yang telah kehilangan jati diriku?

Sayang...
Aku lelah, aku hanya butuh pelukmu tanpa belaian manjamu yang berujung kau minta jatah.
Menanyakan hari ini seperti apa?
Bagaimana harimu? Dan apapun yang kau lakukan, kau telah berusaha yang terbaik, kau hebat sudah menakhlukkan hari ini dan bertahan.

Jika ini adalah ekspektasi, berarti yang sebelumnya itu apa? Bualan?
Atau inikah proses adaptasiku yang sejak awal harusnya kita tidak bersama?

Kusadari semakin seringnya diriku menangis.
Kau yang merasa tidak pernah salah.
Yang sebenernya kita tak perlu mencari salah.

Kau yang selalu merasa selalu mengalah.
Tapi memang kau yang seharusnya tau dimana letak kau harus melangkah.

Tapi tidak.
Tuhan....
Jika tangisku ini hanya perlu kau dan dia saja yg dengar. Ingin rasanya Kau memelukku.

Aku mulai mengerti mengapa menjadi diriku tak mudah.
Aku mulai paham bahwa menjadi seseorang yang diharapkan orang lain itu bukan hal mudah.

Aku mencari jalan keluar untuk menjadi diriku. Tapi tak kutemukan di kamu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih ^_^