Beberapa hari off dari sosisal media manapun. Lebih nenangin diri dengan sekitar dan bergulat dengan hati.
Rasanya seperti Tuhan menegur dengan cara yang harusnya bisa diselesaikan dengan pikiran dingin.
Berkali-kali meledak dengan arah yang tiba-tiba hilang arah. Tapi rasanya dia hadir untuk tetap menemani. Tetap membersamai. Tetapi aku ingin diarahkan.
Masih bergulat dengan keinginan-keinginanku untukmu.
Dengan rasa ucap terima kasih yang kuakui sulit kuucap. Maaf.
Setahun yang penuh egois dan kelapangan dadamu menerimaku. Aku memang tak sebaik itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^