Rabu, 26 Juli 2017

Flat

Sulit membedakan dengan mataku yang rabun mana bunga dengan duri dan tidak. Bahkan sesenggukan sakit yang hanya keseduhan tak pernah tau harus kuucapkan pada siapa.
Kunikmati? Bahkan sedetik pun ingin rasanya cepat berakhir. Kutenggelamkan diri dengan berkata aku tak lagi sama. Bisakah kau menjauh? Atau sedikit saja, buatlah ilusiku tentangmu enyah sedikit. Aku kesakitan.
Tapi dengan bodohnya semua kuungkap di belakang. Dan aku hanya keseduhan yang akhirnya menjadi buih.
Senja, tidak ada lagi.
Dua dekade ku hidup, dan tak pernah kuresapi ketulusan. Berkenalan dengan yang kusebut senja, ternyata bukan senja. Rasanya seperti terlalu berharap.
Aku yang sedang sensitif.
Dan aku yang sendiri.
Kalian! Mungkin tak lernah tau dan tak mau tau apa perasaan hatiku.

Jujur, aku bukan ingin dimengerti. Harus selalu dimengerti. Tapi kuseduhkan asa, mengerti kalian. Yang jangan hanya menganggapku 'trash'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih ^_^