Rabu, 18 Agustus 2021

unhinged

Jebol juga rasanya setelah kutahan. Tanpa sebab tiba-tiba ku menangis ketika mendengar "hanya kamu yang kuinginkan". Bodoh banget...

Entah harus bagaimana. Melihat fotomu yang terbaru. Kenapa masih ada wajah pucat tak merona? Yang setidaknya menandakan kau baik-baik saja.

Setidaknya tidak ada penyesalan. Tidak ada yang perlu untuk kuselali. Sehingga aku bisa benar-benar melepasmu.

Iya, di mataku kini memang hanya ada dirimu.
Meski tak bertemu. Menahan rindu. Memaksa melupakanmu. Mencari sendu yang bisa membangunkanku. Di satu sisi tidak perlu ada lagi kata-kata tak penting tentang siapa pun. Hanya namamu. Namamu. Namamu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih ^_^