Entah harus bagaimana. Melihat fotomu yang terbaru. Kenapa masih ada wajah pucat tak merona? Yang setidaknya menandakan kau baik-baik saja.
Setidaknya tidak ada penyesalan. Tidak ada yang perlu untuk kuselali. Sehingga aku bisa benar-benar melepasmu.
Iya, di mataku kini memang hanya ada dirimu.
Meski tak bertemu. Menahan rindu. Memaksa melupakanmu. Mencari sendu yang bisa membangunkanku. Di satu sisi tidak perlu ada lagi kata-kata tak penting tentang siapa pun. Hanya namamu. Namamu. Namamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^