Rasanya ingin ku hentikan waktu.
Menenggak lagi kesepian dan mengubahnya menjadi kedamaian.
Entah berapa lama air mata ini menetes begitu saja.
Berkali-kali ku sesakkan agar berhenti.
Mengalir lagi dan lagi.
Membuat kepalaku rasanya ingin pecah.
Ketika ku menutup mata...
Ku bayangkan banyangannya ada.
Ketika ku menutup mata.
Desakan rasa sakit ini semakin menggila.
Tak cukupkah aku merasa untuk merelakan?
Dan jangan lagi kesenduan ini datang.
Kepalaku tak cukup menahan tangis yang meramu seperti benturan aspal.
Ku hembuskan nafas dan ku hirup lagi.
Berharap sedikit redakan pedam di kepala.
Nyatanya tetap tak mau hilang.
Lalu apa yang harus ku lakukan?
Jumat, 22 Desember 2017
Lalu aku harus bagaimana?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^