Menganggapmu rumah tak pernah ada dalam daftarku.
Karena persinggahan yang mampu kuhindari sekian lama adalah rumah.
Tak pernah membayangkan sedikitpun juga bahwa memilikimu adalah candu.
Dengan segala tentangmu mampu buatku menjadi pengagummu.
Aku tak pernah terpikir Tuhan memberi yang ingin kumiliki.
Rumahku yang kuimpikan.
Bahkan belaian yang selalu kedambakan.
Nyatanya memang cerminku adalah kamu.
Aku mencintaimu.
Menggilaimu.
Dengan waktu sesingkat ini.
Sungguh buatku berpikir lagi.
Apa kita telah mencinta sebelumnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^