Apalagi bertemu denganmu meski tak setiap hari seperti dulu.
Lagu-lagu yang belum pernah kudengar saja bisa membuatku memikirkanmu lagi.
Berangan memeluk lagi dirimu.
Yang saat itu memilih sibuk dengan gadgetmu.
Aku menangis sesenggukan.
Kujawab dengan suara yang kukuatkan.
Agar tak pecah, biar air mataku jatuh dalam baju yang kau pakai.
Kita berpelukan.
Ah, bukan.....
Aku yang memelukmu terlalu erat.
Dan kau hanya mengelus manja rambutku yang kau suka harumnya.
Tak ingin lepaskan.
Seperti esok tak ada waktu lagi untuk kita.
Kadang aku membenci diriku yang begitu mengedepankan realita.
Harus menjalankan logika sebagaimana mestinya.
Aku merindukan diriku yang tak peduli.
Dikatakan bodoh karena benar-benar jatuh dan mencinta.
Meluapkan segala asa dengan bertahan sekuatnya.
Peluk ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^