Tetapi semua kelelahan.
Harusnya kubisa lewati.
Entah apa yang sedang kuketikkan ini.
Kau mulai membalas pesanku yang kukirim setiap hari.
Awalnya ku tak ingin menuliskanmu seditik pun. Seperti yg lalu, kuhapus semua jejaknya.
Semua inigurasiku.
Semua kenanganku.
Namun terpatri beku.
Sakit kepala yang kurasakan harusnya tidak ada, kan?
Aku ingin mencintaimu apa adanya.
Tak peduli dengan sekitar dan moral.
Tapi semua malah hanya menjadi buntuku.
Ku golakkan gejolakku sendiri.
Hingga kelelahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^