Memandang suasana yang seperti kenyataan.
Merindukan hal yang tak ada.
Bukan aku terlalu pujangga tuk menuliskan semua.
Tertatih menata diri.
Terperosok berkali-kali dan ku nikmati.
Ah, aku sedang sial dengan hidupku.
Tapi aku tak pernah menyesal.
Hanya saja....
Semua berjalan tak seperti yang dipikirkan.
Tak semestinya terlalu perasa.
Bukan.
Ini hanya tentang peka yang mau terungkapkan atau hanya tak perlu dan tak ingin terungkap.
Kalian tak mengerti dan tak akan mengerti.
Seperti kalimat yang kalian baca barusan.
Aku membuat yang mudah dimengerti menjadi tak dimengerti.
Lepaskan saja kesombongan itu.
Pergi saja...
Peluh lelahku tak lagi sama.
Seakan menjadi kotoran untukku sendiri.
Anj++*! Inginku memaki saja.
Kelainan?
Hahahahah, aku mungkin sudah porak poranda sebelum dunia tau aku hanya seorang brengsek dan pengecut yang hanya bermodal topeng sok kuat dan menjadikan nyata kata-kata tak berarti.
Gila!
Mungkin akan tau aku tak seperti ini.
Hanya, mengenalku saja belum cukup.
Kadang kuungkapkan apa yang tak kurasa.
Kulukiskan laku yang tak ku mengerti.
Dan semua berjalan dengan nama kehidupan.
Bersama omong kosong yang berjalan mengiringinya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^