Sabtu, 09 Juni 2018

2014 second week of December

Minggu terberat? Sepertinya tidak juga.
Tapi jatuh lagi bahkan dengan cara yang tak pernah terpikirkan. Iya. Sakit? Jelas.
Sedih? Entahlah... lebih tepatnya rasa ini semakin sedikit membuatku sadar. Kurang bersyukur itu, banyak macamnya.

Tgl 8, sepertinya tdk ada yang spesial. Bahkan lebih terkesan, aku hidup di hari itu. Di raga yang sama namun tak pasti jiwaku akhir-akhir ini lebih suka berkelana. Tgl 9 cukup membahagiakan. Setelah sekian lama selasa menjadi hari yang cukup tak dianggap untukku. Tgl 10 hari yang aku berharap segera terlewati. Tgl 11 kebahagiaan terhias di wajah ini. Entah kenapa. Aku tak cukup baik dalam mengingat. Mungkin karena mentari cukup baik, atau karena mimpi dan kenangan yang tanpa permisi lebih memilih untuk teredam tawa bahagia. Tgl 12 aku lupa apa yang terjadi hari itu. Tgl 13  aaaahhhh, harusnya aku lebih berfikir dewasa lagi. Terdiam di zona nyamanku saja. Tgl 14 jatuh untuk kesekian kali. Dengan cara yang berbeda, dengan jalan yang tak sama. Dan merenungi adalah jalan kuambil. Kalau bisa kubeli waktu. Aku ingin mengulangnya dari awal. Dimana tak mengenal siapapun, dan pergi adalah cara yang harusnya aku pilih waktu itu.

Hhhhaaaaa, sayangnya itu hanya pikiran sesat yang sekelebat hilang. Jika memang waktu bisa terbeli. Ak mungkin lebih memilih untuk tetap diam. Menikmati waktu yang terlewat begitu saja. Sekali lagi. Cukup di sana. Bukan takut esok bagaimana. Tapi untukku 24 jam itu terlalu singkat. Dan airmata memilih bersembunyi. Memeluk angin. Terasa hangat. Tapi tak seindah bintang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih ^_^