Dengan lirih kusebut namamu dalam do'aku
Orang-orang bilang jika memang berjodoh hanya perlu dijaga dengan do'a
Namun, kadang logika menjadi kecut
Takut kehilangan seakan menjadi penyakit yang tiba-tiba mengelilingi fikirku
Maaf, bukan bermaksud untuk memaksa mengerti bagaimana aku
Aku pun hanya mengharapkan semua yang telah terjadi bukan mimpi
Ketika semua do'a seakan terjawab, aku hanya selalu mengaharap padaNya
Engkau mungkin jawaban, dan jujur kuamini dengan segala keseriusanmu
Mengingat lagi, bagaimana kau tiba-tiba datang
Entah apakah kini ku percayai takdir yang sempat kutampikkan dan akupun tersesat
Hanya bernafas yang kusyukuri waktu itu
Elegi senja bahkan tak mampu lagi membahagiakan mataku
Sinar mentari pun sempat tak pernah sedikitpun menjadi harapanku
Ingatan ketakutan muncul dan membuatku terpenjara
Sesak yang sudah seperti aliran darah lagi-lagi seperti datang
Tak pernah terasakan, dan kini karenamu aku merasakan lagi
Angan semu muncul lagi bersama ketakutan
Ninabobo suaramu seakan menjadi lagu tidurku, seperti dendang murottal yang kini seakan membuatku menuhankanmu
Tolong, jangan buatku seperti ini....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^