hei, apa kabar? sudah berapa lama aku mati tenggelam dalam kubangan yang bernama kesibukan. kesibukan? yah, tugas kuliah dan minggu uas yang tak henti-hentinya datang. (kalau yang ini sepertinya berlebihan).
:')
yah harus selalu dapat ternikmati setiap asa yang ku hadapi. cerita tentang kehidupan ini, aku yang berhak menuliskannya bagaimana. minggu ketiga ini, kuakui tidak mudah untuk menjalani. tanggal 15, cukup ku ingat bagaimana 7 tahun lalu kau pergi. tapi bukan itu yang membuat tahun ini istimewa. tetapi bagaimana untuk tahun ini aku memulai hari yang baru. tanpamu. dan melapaskan yang seharusnya sudah kulepas sejak lama. Tuhan selalu mengajarkan dan memeberi kejutan yang tak pernah terduga. tanggal 16, cukup bahagia kujalani hari yang baru, bertambahnya usia ibuku tercinta, ibuku tersayang, dan 7 tahun sudah bapak meninggalkan bayang yang abadi dalam kehidupan. tanggal 17, hari terindah yang tak pernah kulupa. ayah dan mama. terimakasih kuucapkan untuk semua, yang pasti dan yang pertama, Sang Pembuat Hidup dan kekasih-Nya yang menjadi jalan penenag dalam hariku yang gelap. 21 tahun terindah, yang memang tak semulus jalan pada peta, ada banyak yang Kau beri. Kau ajarkan. dan hanya sedikit yang mampu kupetik. terimakasih banyak. tepat pukul 23.00 dunia serasa menjadi surga. Baiti Jannati. selalu akan tersimpan dalam memori. mungkin ini bukan yang pertama, tapi ini yang pertama setelah sekian lama ku sematkan luka di dada, yang entahlah mengering dengan sempurna atau belum. untuk menulis saja sepertinya merasa kesulitan. ah, sindrom lazy time seperti merasuk dalam nadi ini. tanggal 18, terimakasih yang telah mengucapkan semoga do'a-do'a yang kalian beri dapat terealisasikan dengan baik. (}{) :*
tanggal 19, yah. dasar manusia. bertambah usia malah terperosok jatuh lagi. menyakiti diri lagi. sakitkah aku? hahahaha. bukan-bukan. otak ini yang butuh istirahat. emosi seperti setan yang menguasai saja sedikit rasa, sehingga semua hancur tak tersisa. khilaf. tanggal 20, aku lupa bagaimana berjalannya hari itu. tanggal 21, lebih tepat aku terperangkap dalam penjara tidur panjang. raga ini benar-benar lelah. tapi entah otak bebal ini tak mau merasa. 24 jam serasa tak cukup untuk menjalani hari penuh. satu hari yang..... sebenarnya hanya inginkan lebih baik dari hari kemarin. tapi ini seperti teguran. aku baik-baik saja. dan sekarang. aku tak akan takut berkhayal. sedikit pun tidak. bukan khayal yang sekedarnya. tapi untuk menyalakan mimpi yang mulai meredup satu persatu. do'akan aku.
Sabtu, 09 Juni 2018
2014 third week of December
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terimakasih ^_^